Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

Jangan Salahkan Aku Karya Agus Susanto

Gambar
Jangan Salahkan Aku Karya Agus Susanto Hadirku bagai angin yang berlalu Hadirku tak ubahnya duka bagimu Kau slalu salahkan aku Kau katakan aku sampah Asal kau tau saja Ini terjadi karena tuhan Jika kau mau salahkan Salahkan saja tuhan Aku tak pernah pinta Hidup jadi orang miskin Aku jug tak pernah pinta Hidup jadi sampah Ini sudah kehendak tuhan Suratan takdir bagiku Biar miskin begini Aku tetap ciptaan Tuhan mu Jadi jangan pernah kau salahkan aku Puisi "Jangan Salahkan Aku" Karya Agus Susanto, merupakan puisi yang bertujuan untuk menyendir para penguasa yang selalu memandang sebelah mata para fakir miskin. Pengarang berharap agar para penguasa sadar, bahwa apa yang di capai saat ini merupakan titipan dari ALLAh SWT, dan sewaktu-waktu bisa di ambilnya. Para fakir miskin juga tidak pernah meminta untuk hidup sebagai seorang yang tak punya apa-apa, mereka juga ingin memiliki apa yang dimiliki oleh orang lain, mereka juga ingin bergelimangan harta. Oleh karena itu, siapa...

Puisi "Airasia" karya Agus Susanto

Gambar
Puisi Airasia karya Agus Susanto ini adalah bentuk duka yang mendalam bagi seluruh keluarga korban pesawat Airasia. Sebelumnya saya ucapkan turut berduka cita atas musibah Airasia, semoga keluarga korban Airasia diberikan ketabah. Amin Musibah memang sengaja didatangkan oleh Allah, sebagai media penguji seberapa besar bentuk keimanan kita. Airasia Terbangmu tanpa kantongi izin Kau biasanya terbang malam Tapi kau percepat sore hari Kondisi tak memungkinkan Tapi kau paksakan Hujan Awan Halilintar jadi sandunganmu Tiba-tiba kau menukik tajam Karam diselat karimata Korbanmu Ratusan Dari Orang tua sampai balita Dari yang berdosa hingga tak berdosa Tidak hanya kau yang berduka kehilanggan tambang emasmu Tapi, Kami.... Seluruh rakyat Indonesia pun berduka Dengarlah jerit dan tangis mereka Wahai Airasia Karya: Agus Susanto

Hakikat embun karya Agus Susanto

Gambar
Hakikat Embun (24-11-2014) Agus Susanto   Kau datang tepat pada waktunya Tak perduli: Panas Hujan Ataupun badai Aku terpanah melihat parasmu Bentukmu indah: Bening Segar Bagiku kau adalah sebuah simbol Kesucian Keiklasan Kesetian Ketika sang surya menyapamu Perlahan kau: Memudar Terbang menuju langit biru Esok kau kan kembali lagi menyapa bumi Memudar kembali begitu sang surya menyapamu Dan setrusnya Begitulah “Hakikat Embun”

Beberapa Aliran Sastra Dalam Puisi

Gambar
Di susun Oleh: Agus Susanto & Jainatun Amri Beberapa Aliran Sastra Dalam Puisi: 1.    Aliran Romantik Dasar pemikiran aliran ini ialah ingin menggambarkan kenyataan hidup dengan penuh keindahan tanpa cela. Jika yang di lukis itu kebahagiaan, maka kebahagian itu perlu sempurna tanpa tara. Sebaliknya jika yang di lukis kesedihan, maka pengarangan ingi agar air mata terkuras. Sebab itu, aliran romantik sering disebut sifat sentimental atau cengeng. Seruling berkawan pantun Tangiskan derita orang priyangan  Selendang merah, merah darah, menurun di cikapundung Bandung, dasar di danau Lari bertumpuk di bukit-bukit Seruling menyendiri di tepi-tepi Tangiskan keris hilang di sumur Melati putih, putih hati Hilang kekasih di kata gugur Bandung, dasar di danau Derita memantul di kulit-kulit. (priyangan si jelita, 1965) 2.    Aliran Realisme Berbed adengan aliran Romantik, aliran realisme menggabarkan segala sesuatu secara realistis, apa adanya. ...

PUISI MANTAN KEKASIHKU

Gambar
Puisi Kekasihku karya Agus Susanto ini memang sengaja khusus untuk seseorang yang telah mengisi hidupnya, menemani dalam suka dan duka. Kekasihku Terimakasih ku upackan Ini dari lubuk hatiku Walau semua tlah berlalu Bagiku semua itu adalh kenangan Kenangan yang tak akan mampu ku lupa Bahkan sampai ajal menjemput Terima kasih atas kesetianaanmu menemaniku Terikasih atas kasih dan sayangmu Terimakasih atas bahagia yang kau beri Terimaksih untuk semuanya Terimakasih kekasihku Melalui goresan penaku ini Kutulis ribuan kata sayang untukmu Akan ku tempelkan di Bulan Sebagai prasasti cinta kasihku

mendengar Nasyid "Sahabat perjuangan"

Gambar
Mendengar Nasyid "Sahabat perjuangan" Karya Aji Priyo Utomo Pertemuan kita kali ini bukan sekedar kawan lama tak jumpa tapi kita bertemu ada satu makna kita punya satu perjuangan Andai ada kasih diantara kita, kita kembalikan kepada yang Esa Agar ia suci tulus dan iklas semoa allah memberkati. sambutlah tangan sahabat saudaramu, pimpinlah ia melangkah bersama satukan hati kita, teguhkan ia berdiri bersama untuk kebenaran. Perjuangan itu artinya berkorban Berkorban itu artinya berkorban Janganlah gentar untuk berjuang demi agama dan bangsa inilah jalan kita inilah jalan kita.

NASEHAT DOSEN SENIOR

NASEHAT DOSEN SENIOR Karya : Aji Priyo Utomo Dosen-dosen senior UI, ITB dan UGM ngomong ke dosen-dosen yang baru: Jangan takut kepada Mahasiswa/i yang nilainya A dan A+ karena mereka nanti jadi teman Sejawat. Tapi berbaik-baiklah sama Mahasiswa/i yang nilai rata-rata B karena mereka biasanya jadi pengusaha besar atau jadi mentri dan Dirjen dan memberi kita proyek. Tapi awas dan takutlah sama mahasiswa yang nilai rata-ratanya C dan D karena mereka nanti aktif di Parpol atau aggota DPR dan merekalah yang menentukan nasib kita dan bangsa kita ini.

Puisi 24 April 2014 karya Aji Priyo Utomo

Gambar
24 April 2014 Dan pada akhirnya nyanyian-nyanyian sumbang akan hilang dengan sendirinya terbawa angin darat menuju laut. Sedangkan impian kita akan tetap bersemi diantara gugusan bintang yang berpijar di langit. Biarlah orang selalu menebak dan bertanya-tanya tentang apa yang tidak diketahuinya dan memberi sebuah definisi sendiri tentang sebuah peryataan dibatas penemuan masing-masing . Aku tak pernah mempermasalahkan penilaian orang yang setiap saat bisa memudar seiring bergantinya siang dan malam. Aku juga tak pernah menyalahkan dengan jalan kehidupan yang selalu berbeda-beda. karena setiap orang pasti akan memiliki Identitas yang melekat dalam dirinya. Pilihan itu harus ada, seberapun pahit dan manisnya. Gelembung-gelembung sabun yang berterbangan begitu banyaknya diudara dengan begitu mudahnya hilang disapu angin. atau buih yang berlapis-lapis di lautan pun hanya dalam sekejap sudah hilang entah kemana , yang membekas pada hamparan pasir pun sudah tak memiliki warna indah lag...

Definisi Puisi Demonstrasi dan Pamflet

Puisi Demonstrasi dan Pamflet Puisi demonstrasi menyaran pada puisi-puisi Taufiq Ismail dan mereka yang oleh Jassin disebut angkatan 66. puisi ini melukiskan dan merupakan hasil refleksi demonstrasi para maha siswa dan pelajar sekitar tahun 1966. Menurut subagio Sastrowardoyo, puisi-puisi demonstrasi 1966 bersifat ke-kita-an, artinya melukiskan perasaan kelompok, bukan perasaan individu. Puisi-puisi mereka adalah endapan dari pengalaman fisik, mental, dan emosional selama penyair terlibat dalam demonstrasi 1966. gaya paradoks dan ironi banyak kita jumpai. Sementara itu, kata-kata yang membakar semangat kelompok banyak dipergunakan, seperti kebenaran, kamanusiaan, tirani, kebatilan, dan sebagainya. Di bawah ini dikemukakan salah satu contoh. Mimbar Dari mimbar ini telah dibicarakan Pikiran-pikiran dunia Suara-suara kebebasan Tanpa ketakutan Dari mimbar ini diputar lagi Sejarah kemanusiaan Pengembangan teknologi Tanpa ketakutan Di kampus ini Telah dipahatkan Kemerdekaan Segala despot dan...

Definisi Puisi Fisikal, Platonik, dan Metafisikal

Puisi Fisikal, Platonik, dan Metafisikal Pembagian puisi oleh David Daiches ini berdasarkan sifat dari isi yang dikemukakan dalam puisi itu. Puisi Fisikal adalah Puisi bersifat realistis, artinya menggambarkan kenyataan apa adanya. Yang dilukiskan adalah kenyataan dan bukan gagasan. Hal-hal yang didengar, dilihat, atau dirasakan merupakan obyek ciptaannya. Puisi-puisi naratif, balada, impresionistis, juga puisi dramatis biasanya merupakan puisi fisikal. Puisi Platonik adalah Puisi yang sepenuhnya berisi hal-hal yang bersifat spiritual atau kejiwaan. Dapat dibandingkan dengan istilah 'Cinta Platonis' yang berarti cinta tanpa nafsu jasmaniah. Puisi-puisi ide atau cita-cita, religius, ungkapan cinta luhur seorang kekasih atau orang tua kepada anaknya dapat dimasukkan ke dalam klasifikasi puisi platonik. Puisi Metafisikal adalah Puisi yang bersifat filosofis dan mengajak pembaca merenungkan kehidupan dan merenungkan Tuhan. Puisi religius disatu pihak dapat dinyatakan puisi platonic...

Definisi Puisi Kamar dan Puisi Auditorium

Puisi Kamar dan Puisi Auditorium Istilah puisi kamar dan puisi auditorium juga kita jumpai dalam buku kumpulan puisi ‘Hukla’ karya Leon Agusta. Puisi-puisi auditorium disebut juga puisi Hukla (puisi yang mementingkan suara atau serangakaian suara). Puisi Kamar ialah Puisi yang cocok dibaca sendirian atau dengan satu atau dua pendengar saja di dalam kamar. Puisi Auditorium adalah Puisi yang cocok dibaca di auditorium, di mimbar yang jumlah pendengarnya dapat ratusan orang. Sajak-sajak Leon Agusta banyak yang dimaksudkan untuk sajak auditorium. Puisi-puisi Rendra kebanyakan adalah puisi auditorium yang baru memperlihatkan keindahannya setelah suaranya terdengar lewat pembacaan yang keras. Puisi auditorium disebut juga puisi oral karena cocok untuk dioralkan. Contoh: tak sengaja.... aku hanyalah manusia aku tak punya kuasa atas segalanya atas segala yang ada didunia termasuk segala yang aku lakukan aku hanyalah boneka dan allah adalah pemiliknya segala yang aku perbua...

Definisi Puisi Naratif, Lirik, dan Deskriptif

Puisi Naratif, Lirik, dan Deskriptif Klasifikasi puisi ini berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasan yang hendak disampaikan. a. Puisi Narataif Puisi naratif mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. Ada puisi naratif yang sederhana, ada yang sugestif, dan ada yang kompleks. Puisi-puisi naratif, misalnya: epik, romansa, balada, dan syair. Balada adalah puisi yang bercerita tentang orang-orang perkasa, tokoh pujaan, atau orang-orang yang menjadi pusat perhatian. Rendra banyak sekali menulis balada tentang orang-orang tersisih, yang oleh penyairnya disebut "Orang-orang Tercinta". Kumpulan baladanya yaitu, Balada Orang-orang Tercinta dan Blues Untuk Bonnie. Romansa adalah jenis puisi cerita yang menggunakan bahasa romantic berisi kisah percintaan yang berhubungan dengan ksatria, dengan diselingi perkelahian dan petualangan yang menambah percintaan mereka lebih mempesonakan. Rendra juga banyak menulis romansa. Salah satu bagian dalam "Empat Kumpula...

PAKU SEMBILAN APRIL KARYA AGUS SUSANTO

Gambar
Sembilan april aku kan datang Mulut dan dadamu kan kusesal dengan paku tajam Kau tak bersedih, malah sebaliknya kau tampak gembira Dengan ribuan paku sembilan April Paku sembilan April Yang mengujam deras di mulut dan dadamu itu Kau berubah jadi wakil rakyat Dan hari ini juga kau harus mulai peduli pada kami Rakyat Indonesia Tapi, apabila suatu hari Engkau, kau, kau, kau dan kau Yang duduk sebagai wakil rakyat Menyalahgunakan jabatanmu Maka, ribuan paku yang mengujam deras itu Akan menghantarkanmu pada kematian.  Purworejo, 23 Maret 2014 Paku Sembilan April karya Agus Susanto ini menceritakan tentang pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal Sembilan Bulan April. maksud dari pusi ini yaitu agar siapapun yang menjadi wakil rakyat tidak menyahgunakan kedudukan dan jabatanya. "hidup atau matinya karirmu ada ditangamu"

Hakikat Puisi

Hakikat puisi merupakan pelajaran kemarin yang baru saya dapat dari seorang dosen pendidikan bahasa dan sastra indonesia, pelajaran ini membahas mengenai apa saja yang terdapat dalam puisi, rasanya sayang sekali apabila dilewatkan begitu saja. A. Definisi Puisi Puisi merupakan salah satu karya sastra selain prosa dan drama. puisi adalah karya sastra yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias. menurut Herman J. Waluyo, puisi adalah karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengkonsentrasian struktur fisik dan batin. B. Unsur Pembentuk Puisi Puisi dibentuk oleh beberapa unsur pendukung. unsur tersebut berupa hakikat puisi dan struktur puisi. Hakekat puisi Hakikat puisi adalah curahan hati yang diungkapkan penyair dalam puisi. hakikat puisi disebut juga isi puisi. hakikat puisi terdiri atas tema, rasa, nada, dan amanat. ...

Mata Ini karya Aji Priyo Utomo

Gambar
 Mata Ini karya Aji Priyo Utomo ini adalah karya yang kesekian. Mata Ini Cobalah melihat , seperti aku melihat sampai pada batas dimana engkau tak bisa memahaminya ?. sebuah peta, Kunci dan teka-teki menuju rumah dimana cinta itu bersemi. Jamuan sederhana dimeja tamu bertemankan secangkir kopi hangat . dan seekor kucing Persia dibawah kolong meja setia menanti paha ayam. orang2 sering kemari meskipun hanya sekedar bertanya tentang cinta. dalam sebuah kerja sederhana membangun negri lalu pergi kembali. pembicaraan kita dimusim hujan ini bukalah sekedar obat pelipur lara. untuk menghilangkan keresahan dalam jiwa. sebuah cinta dibalik ruang tersembunyi.

Cemara Laut Dipelabuhan sunyi Karya Aji Priyo Utomo

Gambar
tiba pada suatu hari saat burung-burung berkicau di ranting pohon cemara. setelah sekian lama menanti pada musim kemarau. disana kita disana duduk berdua . sembaring memandang pelabuhan kecil yang dipenuhi perahu kertas dan sedikit cahaya . hanya ada satu harapku.. kepada matahari untuk tak terburu-buru meninggalkan dunia ini sampai suara anak-anak kita tiba. untuk mengantar bhaktinya kepada ibu pertiwi. Karya: Aji Priyo Utomo

karya aji priyo utomo

karya-karya ini memang belum sempat diberi judul oleh penulinya: Mangga tetangga terlalu berisik mengusik malam ini. tertawa manja bak burung dara bercengkrama di atas genteng. dan mengoda untuk melemparnya dengan kerikil. Bulan masih telanjang bercahaya kepada malam. belum sempat berselimut kabut bisiknya kepada pujangga. saat menulis sebait puisi. Aji Priyo Utomo pena ilalang emas masih menari bersama duka nestapa perempuan tergusur ditanah darahnya sendiri yakni Indonesia . perempuan yang tak bisa lagi melahirkan pahlawan . hanya air mata berlinang. mereka yang telanjang diranjang kertas mengupas lembaran kain penutup tubuh karena berdarah, luka bisu peluru timah menembus dada. sepenggal cerita terlupakan dalam pertempuran merebut sebuah kota. Bandung lautan Api. Apakah kamu masih mengingat peristiwa sejarah pada saat itu ? dan dimana Impian para syuhada yang gugur demi gadis jelita yang bernama Indonesia. ataukah hanya sekedar menjadi dongeng pengantar ...

karya aji priyo utomo

di bawah lengkung alis . ada sepasang mata menyimpan cerita yang bersembunyi dibalik Canda tawamu selama ini. gerimis selalu datang tiba-tiba. awan mendung bergerak begitu cepat. meskipun saat itu suasana begitu cerah. karena matahari bersinar dengan begitu mesra. dibalik lengkung alis mata . ada Pelangi. sudahkah engakau melihat itu ?

Para penguasa sedang sibuk karya Aji Priyo Utomo

Gambar
Kalau Para Penguasa sedang sibuk mempercantik diri pada Salon media cetak atau elektronik. teryata mereka lupa bahwa Rakyat sudah cerdas memilih Bukannya mereka mengurusi rakyat. tetapi malah sibuk berdansa dengan merahnya darah Karena Saling tikam-menikam katanya sudah biasa. dan suara-suara setan dibelakang layar . menertawakan dagelan itu ? mau jadi apa , Kalau mereka Pemimpin yang kita pilih hanyalah boneka para setan, bandit , mavia yang hidup dibalik papan catur kemudian mengendalikan pion-pion . bagaimana bisa pemimpin kita memihak kepentingan Nasional Bangsanya kalau yang menjadi penyokong dana Kampaye adalah mahluk tak kasat mata. ia suka menghisap darah rakyat jelata dan perawan gadis desa di pulau manapun mereka berada. Karena Indonesia seperti Perawan cantik yang begitu mengoda mata. Batu Bara, Minyak Bumi ,Emas, Intan permata, mana ada negri yang kaya seperti Indonesia. hanya saja kita selalu diberi wejangan mantra-mantra bahwa Orang Indonesia belum b...

Sajak Penindas Karya Agus Susanto

Gambar
Untuk kau yang berdasi Yang suka diskusi Kadang kau berhalusinasi Tak bekerja tapi berekeasi Kau pembela rakyat Tampangmu seperti malaikat Tapi kau membuat kami mlarat Dasar penghianat Ku tundukan kepalaku Ini bukan hormat kepadamu Ini untuk merah putihku Untuk indonesiaku Bukan untuk penidas rakyat negriku Ini sajak utuk penidas Katanya memang pedas Karna rakyat bukan orang malas Kami tertindas Tapi nanti akan bebas